Workflow Carousel Baru: Aman dari Quota Gemini
Penjelasan alur baru produksi carousel: Hermes membuat JSON slide, SenangCarousels hanya render lewat /export, ffmpeg membuat MP4, sehingga quota Gemini tidak lagi menjadi bottleneck.
Ringkasan cepat
Workflow carousel sekarang lebih aman dari quota Gemini karena Hermes tidak lagi meminta SenangCarousels untuk “mikirin isi carousel”. Bagian penulisan isi slide dipindahkan ke Hermes. SenangCarousels cukup menerima JSON yang sudah jadi dan merendernya menjadi gambar.
Masalah lama ada di endpoint /api/carousel/generate, karena endpoint itu memakai Gemini untuk membuat isi slide. Kalau quota harian Gemini habis, proses generate gagal.
Workflow baru hanya memakai endpoint /api/carousel/export. Endpoint ini tidak perlu AI dan tidak perlu Gemini. Dia hanya menerima JSON carousel yang sudah selesai, lalu mengekspor slide menjadi PNG.
Alur lama
Dulu alurnya seperti ini:
- Hermes cari topik.
- Hermes kirim topik ke SenangCarousels
/generate. - SenangCarousels pakai Gemini untuk bikin isi slide.
- Baru hasilnya dikirim ke
/exportuntuk jadi gambar.
Masalahnya ada di langkah ketiga. Gemini punya jatah harian. Begitu jatahnya habis, endpoint /generate gagal.
Alur baru
Sekarang alurnya diganti:
- Hermes cari topik.
- Hermes sendiri yang bikin isi slide dalam bentuk JSON.
- JSON itu langsung dikirim ke SenangCarousels
/export. - SenangCarousels cuma bertugas render jadi gambar PNG, bukan generate teks pakai Gemini.
- PNG slide diextract.
- Untuk TikTok dan YouTube, PNG slide itu digabung jadi video MP4 pakai
ffmpegdi server Hermes. - Media dikirim atau dijadwalkan ke Repliz.
Jalur untuk gambar carousel
Hermes bikin isi slide
↓
JSON carousel
↓
SenangCarousels /export
↓
ZIP berisi PNG slide
Di jalur ini, SenangCarousels cuma menjadi mesin render gambar. Dia tidak membuat isi, tidak memanggil Gemini, dan tidak menghabiskan quota generate AI.
Jalur untuk video TikTok dan YouTube
PNG slide dari SenangCarousels
↓
ffmpeg di server Hermes
↓
MP4 slideshow vertical
↓
Repliz
↓
TikTok / YouTube
Jadi videonya bukan dibuat Gemini dan bukan dibuat SenangCarousels. Videonya dibuat lokal dari slide PNG memakai ffmpeg di server Hermes.
Kenapa aman dari quota Gemini?
Karena Gemini cuma kepakai kalau workflow memanggil:
/api/carousel/generate
Sedangkan workflow baru tidak memakai endpoint itu.
Workflow baru hanya memakai:
/api/carousel/export
Endpoint /export tidak perlu berpikir, tidak perlu AI, dan tidak perlu Gemini. Dia cuma menerima JSON yang sudah jadi, lalu merender gambar.
Analogi sederhana
Dulu:
Kita minta Gemini, “tolong tuliskan isi presentasi dan buatkan slide.”
Sekarang:
Hermes sudah menulis isi presentasinya sendiri, lalu SenangCarousels cuma diminta, “tolong cetak ini jadi gambar.”
Jadi quota Gemini aman karena bagian yang memakai Gemini sudah dibypass.
Catatan operasional untuk agent
Jika agent menjalankan workflow carousel baru, gunakan aturan berikut:
- Jangan panggil
/api/carousel/generatekalau tujuannya menghindari quota Gemini. - Buat isi slide sendiri di Hermes dalam bentuk JSON carousel yang sudah final.
- Kirim JSON langsung ke
/api/carousel/export. - Extract ZIP hasil export untuk mengambil PNG slide.
- Jika butuh video TikTok atau YouTube, gabungkan PNG slide menjadi MP4 vertical memakai
ffmpegdi server Hermes. - Setelah media siap, baru kirim atau schedule ke Repliz.
- Kalau
/exportgagal, cek format JSON, template, asset, atau renderer; jangan langsung menyimpulkan quota Gemini habis.
Risiko dan batasan
Workflow ini aman dari quota Gemini, tapi bukan berarti bebas dari semua risiko.
Hal yang masih perlu dijaga:
- JSON carousel harus valid dan sesuai format yang diterima SenangCarousels.
- Kualitas copywriting sekarang bergantung pada Hermes, bukan Gemini.
- Renderer
/exporttetap bisa gagal kalau template, ukuran, font, atau asset bermasalah. - Proses video bergantung pada
ffmpegdi server Hermes. - Repliz tetap perlu menerima media dengan format dan ukuran yang sesuai platform.
Kesimpulan
Perubahan utama workflow ini adalah memisahkan tugas berpikir dan tugas render.
Hermes bertugas membuat isi. SenangCarousels bertugas mencetak visual. ffmpeg bertugas membuat video. Repliz bertugas mendistribusikan media.
Dengan begitu, quota Gemini tidak lagi menjadi bottleneck untuk produksi carousel, TikTok, dan YouTube dari slide PNG.
Tinggalkan komentar
Markdown ringan didukung: **bold**, *italic*, `code`, [link](url). Komentar pertama dari email baru akan dimoderasi.
Suka cerita ini? Subscribe untuk cerita berikutnya.
Komentar